10 Cara Untuk Mendiamkan Anak Yang Rewel Terus

Cara Cepat Hamil

Cara untuk mendiamkan anak yang rewel terus

Cara untuk mendiamkan anak yang rewel terus

10 Cara Untuk Mendiamkan Anak Yang Rewel Terus. Menjadi ibu yang memiliki anak bayi atau balita, tidaklah mudah apalagi menjadi seorang ibu baru, terutama untuk memahami bahasa bayi melalui tangisannya. Menangis adalah salah satu cara bagi bayi atau balita untuk berkomunikasi, sehingga Anda sebagai orang tua harus memahami apa yang menyebabkan si kecil menangis termasuk juga harus mengetahui cara mengatasi bayi yang rewel. Bayi yang baru saja lahir tentunya harus beradaptasi dengan lingkungan barunya. Hal inilah yang membuat bayi sering menangis. Hal ini berlaku juga jika Anda memiliki anak yang masih balita, karena anak balitapun sering rewel tanpa dimengerti apa yang menjadi penyebabnya.

Untuk itu Anda sebagai orang tua harus bisa memahami penyebab bayi atau anak Anda rewel, sehingga Andapun mempunyai cara untuk mendiamkan anak yang rewel terus. Mencoba mendiamkan serta menenangkan bayi yang menangis merupakan cara yang baik untuk dilakukan oleh orang tua karena dengan cara demikian orangtua dan bayi akan berusaha untuk untuk mengenal satu sama lain. Setiap bayi akan menangis kurang lebih dalam jangka waktu 1-4 jam dalam sehari. Apabila Anda tenang dan tidak terbawa suasana karena tangisan bayi dan anak yang rewel terus, maka bayi atau si anak akan lebih mudah tenang dan diam. Seorang ibu pasti akan berusaha untuk menanangkan bayi atau anaknya yang sedang menangis.

Dalam tulisan akan ditunjukan bagaiamna cara untuk mendiamkan anak yang rewel terus, yang dimaksud anak dalam tulisan ini adalah bayi, anak batita ataupun anak balita. Dan Inilah 10 cara untuk mendiamkan anak yang rewel terus, dengan cara yang bijak

1. Memberikan Sentuhan Lembut

Langkah utama dalam mendiamkan anak yang rewel terus adalah dengan cara menyentuhnya terutama yang rewel adalah bayi Anda. Namun demikian, banyak juga bayi yang tidak hanya sekedar membutuhkan sentuhan untuk membuatnya nyaman, tetapi membutuhkan juga gendongan, menepuk punggung, atau memijatnya dengan lembut. Gendong bayi di lengan Anda dan letakkan tubuhnya di sisi kiri yang berguna untuk membantu melancarkan pencernaan atau perutan. Gosok punggungnya dengan lembut. Jika bayi Anda tertidur, ingatlah untuk selalu membaringkannya di boks bayi di punggungnya. Atau Anda bisa membungkus bayi dengan selimut besar dan tipis untuk membantunya merasa aman.

2. Melakukan Gerakan Mengayun

Bayi atau anak yang masih batita sangat senang digerakan-gerakan ketika mereka digendong. Yang umum dilakukan adalah membuat gerakan mengayun dengan menggunakan kain gendongan. Semakin kencang tangisan bayi, maka Anda harus semakin kencang pula mengayunkannya tetapi jangan gerakan kasar lakukan dengan tenang. Gerakan yang menenangkan akan mengingatkan bayi terhadap gerakan yang mereka rasakan di dalam rahim. Gerakan mengayun-ayun ini merupakan salah satu cara untuk mendiamkan anak yang rewel terus.

3. Mengeluarkan Suara ‘sshh’

Cara mendiamkan anak yang rewel terus yang mungkin sering tidak diperhatikan adalah mengeluarkan suara ‘sshh’ yang dibunyikan oleh mulut ibu atau ayah. cara ini bisa membuat bayi lebih tenang dan nyaman karena suara tersebut mirip dengan suara ketika mereka ada di dalam rahim. Pastikan suara ‘sshh’ yang Anda hasilkan lebih kencang dibandingkan dengan tangisan si bayi, agar bayi mendengarnya. Suara yang mengingatkan bayi untuk berada di dalam rahim dapat menenangkan bayi. Selain suara “sshh” dari mulut, Anda juga bisa menggunakan perangkat white noise, atau memanfaatkan suara dengung kipas.

4. Mengenal Dan Menyesuaikan Lingkungan Sekitar Untuk Si Anak

Ketika bayi balita Anda menangis, maka berusahalah untuk mencari tahu suasana dan lingkungan yang membuatnya lebih nyaman dan tenang. Misalnya ada sebagian bayi yang menyukai lampu dalam  gelap sementara yang lainnya tidak. Atau ada bayi yang lebih suka suasana kamar yang tenang, tetapi ada juga bayi yang lebih suka suasana di luar rumah atau keramaian. Sesuaikan lingkungan Anda agar bayi lebih tenang dan nyaman.

5. Memberi Susu

Hindari menyusui bayi Anda secara berlebihan karena ini juga dapat membuatnya tidak nyaman. Cobalah untuk menunggu setidaknya 2 hingga 2½ jam dari satu pemberian ke pemberian berikutnya. Jika belum waktunya memberi makan bayi atau balita Anda, coba berikan dot atau bantu bayi Anda untuk menemukan ibu jari atau jarinya. Banyak bayi yang bisa tenang dengan mengisap.

6. Menangis Saat Bayi Disusui

Jika Anda memberikan ASI pada si bayi, dan dia menangis atau gelisah, perhatikan apakah posisi menyusui Anda sudah nyaman buat bayi, sehingga ASI tidak keluar dengan sempurna dan ia merasa terus lapar. Apabila demikian perbaiki posisi menyusui Anda.

Lalu bagaimana menghadapi anak balita Anda yang rewel terus

7. Sebagai Orangtua Anda Jangan Ikut Marah

Jangan memarahi si kecil ketika sedang rewel atau bahkan menghukumnya, karena hal ini akan memperparah emosinya dan anak Anda akan memendam amarah serta dapat mengakibatkan frustasi dalam dirinya. Kondisi ini sangat tidak baik bagi si anak karena akan mempengaruhi fisik dan mentalnya. Oleh karena itu, Anda sebagai orang tua harus berusaha tenang untuk mencegah situasi tambah memanas. Cobalah untuk mengerti dan memahami mengapa anak menjadi rewel. Biasanya anak-anak menjadi rewel apabila mereka lelah, mengantuk, lapar atau merasa tidak nyaman. Apabila sudah memahami maka atasi sesuai dengan penyebabnya, tetapi dengan keadaan tenang dan suara perlahan.

8. Bicara Empat Mata Dengan Anak

Ahli perilaku anak William Sears mengatakan bahwa rengekan adalah bagian dari proses belajar anak untuk mempelajari tutur kata seperti apa yang dapat membuat kebutuhannya terpenuhi dan mana yang tidak. Cukup dengan memberi tahu si kecil untuk bilang sejujurnya pada Anda apa yang membuatnya dia rewel atau marah. Misalnya, “Mama tahu kamu marah karena disuruh mama makan, tetapi makan itu penting suapaya kamu nggak sakit.” Tutur kata jelas dan tanpa basa-basi saat berbicara dengan anak akan mewakili perasaan mereka yang sulit mereka ungkapkan. Bereaksi tenang seperti ini akan menunjukkan kepada anak bahwa jika mereka dapat mengendalikan emosi dan menggunakan kata-kata daripada air mata, Anda dapat mengatasi masalah ini bersama-sama.

9. Hitung Sampai Sepuluh

Ketika anak Anda rewel jangan memarahinya tetapi cobalah Anda menghitung angka 1 sampai sepuluh, karena dengan menghitung si anak akan mengerti apabila orang tuanya sudah menghitung berarti itu adalah peringatan atas perilakunya yang tidak benar. Selain itu sambil menghitung Anda bisa mengalihkan perhatian si kecil ke aktivitas lainnya seperti bermain dengan jenis mainan yang lainnya. Dengan menghitung perlahan dari 1 sampai 10 Anda bisa lebih tenang untuk memikirkan cara mendiamkan anak yang rewel.

10. Ajak Anak Anda Untuk Menarik Napas Dalam-dalam

Anak kecil juga bisa merasakan stres, apabila dia merasa tidak nyaman dengan kondisi tubuhnya sendiri dan sekitarnya. Untuk mengatasinya Anda bisa meyuruh si anak untuk menarik nafas dalam-dalam. Pada saat si anak dalam keadaan tenang Anda bisa mengajarkan untuk mengambil napas kuat-kuat dan hembuskan seperti berpura-pura meniup lilin kue ulang tahun.  Jika anak mulai mulai rewel, Anda bisa mengajaknya untuk “tiup lilin yuk” hal ini akan akan mengingatkannya agar bernapas sejenak.

Itulah 10 cara untuk mendiamkan anak yang rewel terus. Tulisan ini saya rangkum dari beberapa sumber.

Semoga bermanfaat

Hosting Unlimited Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

userobi

Lahir di Cirebon besar di Bogor, sekarang tinggal di Solo Pernah Kuliah di Jurusan Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Pakuan Bogor sampai selesai Anak 1 putri sudah kuliah

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *